Untuk Direnungkan

....Apabila beliau sampai pada ayat yang mengandung tasbih, beliau bertasbih. Apabila sampai pada ayat yang mengandung permintaan, beliau meminta (berdoa). Dan apabila sampai pada ayat yang mengandung perlindungan, beliau berta'awwudz (memohon perlindungan).(Riwayat Imam Muslim di dalam kitab Shohihnya) Hadits dari sahabat Hudzaifah ibnu Yaman. Dari Kitab Al Adzkar Imam Nawawi Rohimahulloh. Dalam subbab "Hal yang harus dilakukan setelah membaca ayat rahmat dan ayat azab"

Monday, April 2, 2012

Menjadi Yang Memenuhi Janji

إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَن يَضْرِبَ مَثَلًا مَّا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا فَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِن رَّبِّهِمْ ۖ وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَيَقُولُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَـٰذَا مَثَلًا ۘ يُضِلُّ بِهِ كَثِيرًا وَيَهْدِي بِهِ كَثِيرًا ۚ وَمَا يُضِلُّ بِهِ إِلَّا الْفَاسِقِينَ ﴿٢٦﴾

(26) Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: "Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?" Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik,

الَّذِينَ يَنقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِن بَعْدِ مِيثَاقِهِ وَيَقْطَعُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَن يُوصَلَ وَيُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ ۚ أُولَـٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ ﴿٢٧﴾

(27) (yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi.

Yaa Allah yaa Rohmaan Yaa Rohiim
Tidak ada yang dapat mengerti perumpaan-perumpaaman dalam AlQuran kecuali yang berilmu
Tidak ada yang berilmu kecuali mereka yang telah Engkau beri peajaran
Karena itu Yaa Allah, ajarilah kami agar dapat memahami perumpamaan-perumpaaman dalam AlQuran
Masukkanlah kami ke dalam kelompok hambaMu yang beriman, yang membenarkan apa yang telah Engkau turunkan.
Jauhkanlah kami dari kesesatan dan kefasikan
Maha Suci Engkau dari mendzolimi hama-hambaMu
Kamilah yang telah mendzolimi diri kami sendiri

Yaa Allah yaa Rohmaan Yaa Rohiim
Keluarkanlah kami dari kelompok yang senang melakukan kefasikan, yang mengurai perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh, yang memutuskan apa yang Engkau perintahkan untuk menghubungkannya, yang terus menerus membuat kerusakaan di muka bumi.
Jauhkanlah kami dari kerugian
Jadikanlah kami penyambung persatuan dan kesatuan, pengajak kepada kebaikan, dan yang sesuai perkataan dan perbuatan.

Yaa Allah Yaa Rohman Yaa Rohiim masukkanlah kami kedalam golongan yang disebut ayatmu: QS Arro’d 20-21

الَّذِينَ يُوفُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَلَا يَنقُضُونَ الْمِيثَاقَ ﴿٢٠﴾

(20) (yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian,

وَالَّذِينَ يَصِلُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَن يُوصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَيَخَافُونَ سُوءَ الْحِسَابِ ﴿٢١﴾

(21) dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan , dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.

SesungguhNya Engkau Pengabul Doa..aamiin

Bagi Hamba Yang Beriman Dan Beramal Kebaikan

وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِن ثَمَرَةٍ رِّزْقًا ۙ قَالُوا هَـٰذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِن قَبْلُ ۖ وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا ۖ وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ ۖ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ ﴿٢٥﴾

(25) Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu." Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya


Yaa Allah Yaa Rohmaan Yaa Rohiim
Masukkanlah kami kedalam golongan hambaMu, yang beriman dan beramal soleh, yang saling berwasiat tentang kebenaran dan saling berwasiat tentang kesabaran.
Masukkanlah kami kedalam surgaMu yang mengalir sungai-singai di bawahnya.
Berikanlah pada kami buah-buahan surga, pasangan-pasangan yang suci.
Karuiailah kami segala kebaikan, yang mata kami belum pernah melihatnya, telingan kami belum pernah mendengarnya, dan belum pernah terlintas di hati kami.
Kumpulkanlah kami dengan para Rasul dan para Nabi, di surgaMu yang tertinggi, dengan rahmatMu, dengan CintaMu, dengan belas kasihMu
Maha Suci Engkau yang menciptakan makhluk-makhluk semuanya, diantaranya ada yang serupa tetapi masing masing memiliki keragaman.
Tidak ada sekutu bagiMu wahai Yang Maha Kuasa.




Tantangan Yang Tak Terpecahkan

وَإِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُم مِّن دُونِ اللَّهِ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ ﴿٢٣﴾

(23) Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur'an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Qur'an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.

فَإِن لَّمْ تَفْعَلُوا وَلَن تَفْعَلُوا فَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِي وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ ۖ أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ ﴿٢٤﴾

(24) Maka jika kamu tidak dapat membuat (nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat (nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.

Yaa Allah Yaa Rohman Yaa rohiim
Kami Yakin AlQuran adalah dariMu,
Kami yakin kebenaran-kebenaran ajaranNya,
Jadikanlah kami mengikuti petunjuk-petunjuk AlQuran,
meneledani ajaran-ajaran sang utusan,
jauhkan kami dari membuat perkara baru yang tidak Engkau Ridhoi,

Yaa Allah Yaa Rohman Yaa rohiim
Kami mengakui bahwa kami tak mampu membuat surat yang semisal AlQuran,
kami mengakui Kami tidak dapat bahkan satu ayat pun yang semisal AlQuran, dengan bahasa yang begitu idah,
sangat sarat dengan petuah,
Kami mengaku tunduk menyerah.
Maha suci Engkau wahai Yang Maha Indah.
Berikanlah kami hidup yang berkah
Di dunia dan di akhirat
Jagalah kami dari api neraka,
Yang bahan bakarnya batu dan manusia
Sesungguhnya Engkau pemaaf
Dan Aku hanya Manusia

Sunday, April 1, 2012

In Everything We Do, We Dedicated to You (Allah)

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ ﴿٢١﴾

(21) Hai manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa.
 

الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۖ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَندَادًا وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ ﴿٢٢﴾

(22) Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah padahal kamu mengetahui.

Yaa Allah Yaa Rohmaan Yaa Rohiim
Yaa Mubdiu Yaa Kholiiq
Wahai Engkau yang menciptakan kami, dan orang-orang sebelum kami,
Kami telah mendengar seruan dari RasulMu untuk beriman, dan kami telah beriman.
Masukkanlah kami ke dalam kelompok hambaMu yang bertaqwa.
Wahai Engkau Yang Maha Memberi Rizqi
Segala Puji bagiMu, terima kasih untuk semua yang telah dan akan Engkau berikan kepada kami.
Ajarilah kami untuk bersyukur dengan sebaik-baik syukur.
Tolonglah kami dalam beribadah kepadaMu
Jadikanlah kami termasuk hambaMu yang banyak mengingatMu, masukkanlah kami kedalam golongan hambaMu yang beruntung.
Jauhkan kami dari menentang perintahMu, mejadikan apapun atau siapapun menjadi sekutuMu
MahaSuci Engkau dari membutuhkan sekutu.
Engkaulah Sang Pemberi Nikmat
Engkaulah Sang Pengampun dosa dan khilaf
Engkaulah Sang Pengabul Doa
Semoga Sholawat Salam tercurahkan pada Nabi yang penyayang

It's Like Rainy Day

أَوْ كَصَيِّبٍ مِّنَ السَّمَاءِ فِيهِ ظُلُمَاتٌ وَرَعْدٌ وَبَرْقٌ يَجْعَلُونَ أَصَابِعَهُمْ فِي آذَانِهِم مِّنَ الصَّوَاعِقِ حَذَرَ الْمَوْتِ ۚ وَاللَّهُ مُحِيطٌ بِالْكَافِرِينَ ﴿١٩﴾

(19) atau seperti (orang-orang yang ditimpa) hujan lebat dari langit disertai gelap gulita, guruh dan kilat; mereka menyumbat telinganya dengan anak jarinya, karena (mendengar suara) petir, sebab takut akan mati . Dan Allah meliputi orang-orang yang kafir .

يَكَادُ الْبَرْقُ يَخْطَفُ أَبْصَارَهُمْ ۖ كُلَّمَا أَضَاءَ لَهُم مَّشَوْا فِيهِ وَإِذَا أَظْلَمَ عَلَيْهِمْ قَامُوا ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَذَهَبَ بِسَمْعِهِمْ وَأَبْصَارِهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ﴿٢٠﴾

(20) Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jika Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.

Yaa Allah Yaa Rohmaan Yaa Rohiim
Hidupkanlah hati kami dengan siraman AlQuran
Sebagaimana Engkau Engkau menghidupkan tanah yang gersang dengan curahan hujanMu.
Wahai Yang Maha Kuasa lagi Maha Mengetahui
Jadikan kami termasuk hambaMu yang pandai bersyukur,
Menyambut nikmatMu dengan sikap dan perbuatan yang tepat
Jadikan kami mampu menahan dorongan nafsu kami
Jauhkan kami dari sifat terburu-buru, mengabaikan yang abadi mengejar yang sementara dan semu,
Jadikan mata dan telinga kami sebagai warisan bagi kami
Masukkan kami ke dalam golongan yang mendengar dan taat pada seruanMu.
Jadikan kami menerima AlQuran seluruhnya, jauhkan kami dari beriman pada sebagian ayat, mengingkari ayat yang lain.
Jauhkan kami dari mengambil ayat yang menyenangkan kami saja, tetapi ,meninggalkan yang tdak berkenan di hati kami.
Maafkanlah kami yang telah terlanjut berbuat kesalahan.
Jika tanpa, AmpunanMu, Jika tanpa Rahmat dan cintaMu,nisacaya kami benar-benar dalam kerugian.
Yaa Hadii, Yaa Lathif, Yaa Ghofuur, Yaa Rohiim
Innaka 'Ala Kulli Syaiin Qodiir


Saturday, March 31, 2012

Exit "Night", Enter Light

مَثَلُهُمْ كَمَثَلِ الَّذِي اسْتَوْقَدَ نَارًاۚ  فَلَمَّا أَضَاءَتْ مَا حَوْلَهُ ذَهَبَ اللَّهُ بِنُورِهِمْ وَتَرَكَهُمْ فِي ظُلُمَاتٍ لَّا يُبْصِرُونَ    

(17) Perumpamaan mereka adalah seperti orang yang menyalakan api maka setelah api itu menerangi sekelilingnya Allah hilangkan cahaya (yang menyinari) mereka, dan membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak dapat melihat.

صُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ فَهُمْ لَا يَرْجِعُونَ ﴿١٨﴾

(18) Mereka tuli, bisu dan buta maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar).

Yaa Allah Yaa Rohmaan Yaa Rohiim
Engkau telah berfirman

وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ ۖ وَمَا يَعْقِلُهَا إِلَّا الْعَالِمُونَ ﴿٤٣﴾

(29:43) Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.

Karena itu, jadikanlah kami termasuk yang berilmu
Kemudian karuniailah kami kefahaman
Lalu jadikanlah kami termasuk yang membenarkan
Keluarkanlah Kami dari kegelapan
Masukkanlah kami ke dalam golongan yang mendapat cahayaMu
Ridhoilah kami untuk dapat melihat ayat-ayatMu
Mendengarkan ajaran-ajaranMu, memahami petunjukMu
Jadikan kami mampu kembali ke jalan yang benar
Karunialah kami cinta kepadaMu, mengakui keagunganMu,meyakini janji-janjiMu
Aamiin

Gunakan Modalmu

أُولَـٰئِكَ الَّذِينَ اشْتَرَوُا الضَّلَالَةَ بِالْهُدَىٰ فَمَا رَبِحَت تِّجَارَتُهُمْ وَمَا كَانُوا مُهْتَدِينَ                                                                                                                                             

(16) Mereka itulah orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk, maka tidaklah beruntung perniagaan mereka dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.

Yaa Allah Yaa Rohmaan Yaa Rohiim
Kami memohon kepadaMu dengan NamaMu Al Hafidz
Wahai yang Maha Menjaga,
Jagalah kami dari kerugian di dunia dan di akhirat
Jadikanlah kami termasuk hambaMu yang beruntung
Jangan jadikan kami termasuk mereka, yang kesesatan telah jauh merasuk jiwa mereka
Jangan jadikan kami termasuk mereka  orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk

Yaa Allah Yaa Rohmaan Yaa Rohiim
Kami memohon kepadaMu dengan NamaMu Al Haadi
Wahai yang Maha Memberi petunjuk,
Tunjukkanlah kami jalan yang lurus
Tunjukkanlah kepada kami arah mana yang harus kami tempuh
Tunjukkanlah kepada kami, yang benar itu benar
Karuniailah kami menempuh jalan kebenaran

Yaa Fattahu Yaa ‘Aliim
Jadikan kami termasuk mereka yang dapat menggunakan modal Fitrah kesucian
Ijinkan kami mengembangkannya untuk amal kebaikan
Berikan kami sebesar besar keuntungan
Jadikan kami termasuk yang melakukan kebaikan dengan keikhlasan
Jadikan kami termasuk yang berpengetahuan lagi mengamalkan
Aamiin 

Friday, March 30, 2012

Terpukau Gemerlap Dunia, Tertipu Angan-Angan Palsu



وَإِذَا لَقُوا الَّذِينَ آمَنُوا قَالُوا آمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا إِلَىٰ شَيَاطِينِهِمْ قَالُوا إِنَّا مَعَكُمْ إِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِئُونَ ﴿١٤﴾
(14) And when they meet those who believe, they say: "We believe," but when they are alone with their Shayatin (devils - polytheists, hypocrites), they say: "Truly, we are with you; verily, we were but mocking."

اللَّهُ يَسْتَهْزِئُ بِهِمْ وَيَمُدُّهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ ﴿١٥﴾
(15) Allah mocks at them and gives them increase in their wrong-doing to wander blindly.

Yaa Allah Yaa Rohmaan Yaa Rohiim
Kami memohon kepadaMu
dengan Nama-NamaMu yang terindah
Nama Yang Engkau Ajarkan pada salah seorang makhlukMu
atau Nama yang Engkau Pilih dalam ilmu ghoib di sisiMu
Jadikan AlQuran Penyejuk hati dan jiwa kami
Penyembuh sakit kami, Penerang jalan hidup kami

ingatkan kami jika kami salah dan lupa
jangan biarkan kami terpukau gemerlap dunia
tertipu oleh angan-angan palsu
Perlakukan kami di dunia dan di akhirat
Sesuai dengan sifat-sifatMu yang mulia
Dengan sifatMu yang Maha Kasih
dengan sifatMu yang Maha Lembut
jangan perlakukan kami sesuai perilaku kami
Yaa Allah Yaa Rohman Yaa Rohiim
Yaa Lathif Yaa Lathif  Yaa Lathif
Ampuni kami yang pernah berbuat kedurhakaan,
Ampuni kami yang pernah mengajak kepada kedurhakaan
Jagalah kami dari mengikuti jalan setan
Dekatkanlah kami kepada RahmatMu

Yaa Allah, Sesungguhnya Engkau telah mengajarkan di dalam Al Quran
“Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman” QS al Hajj:38
karena itu, masukkan kami kedalam golongan orang-orang beriman
dan Jadilah pembela kami di dunia dan di akhirat
Jauhkan kami dari kedzoliman

Aamiin


Tidak Bodoh Secara Akademis, Tapi Bodoh dalam Cara Hidup


وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ آمِنُوا كَمَا آمَنَ النَّاسُ قَالُوا أَنُؤْمِنُ كَمَا آمَنَ السُّفَهَاءُ ۗ أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ السُّفَهَاءُ وَلَـٰكِن لَّا يَعْلَمُونَ ﴿١٣﴾

(13) And when it is said to them (hypocrites): "Believe as the people (followers of Muhammad صلى الله عليه وسلم, Al-Ansar and Al-Muhajirun) have believed," they say: "Shall we believe as the fools have believed?" Verily, they are the fools, but they know not.




Apabila seseorang bermaksud memberi nasihat dan arahan kepada mereka dengan mengatakan, "Terimalah sebagaimana mestinya, hendaknya kalian beriman secara ikhlas sebagaimana iman manusia- manusia sempurna yang telah menyambut seruan akal," orang-orang munafik itu mengejek, mencemooh dan menjawab, "Tidaklah pantas diri kami ini menjadi pengikut orang-orang bodoh dan lemah akal." Maka Allah membalas kecerobohan itu dengan menunjukkan bahwa hanya mereka sajalah orang-orang yang bodoh dan dungu, akan tetapi mereka tidak mengerti secara yakin bahwa kebodohan dan keterbatasan pengetahuan itu hanya ada pada mereka dan dalam diri mereka. (13) Quraish Shihab
Yaa Allah Yaa Rohmaan Yaa Rohiim
Segala Puji Bagimu yang telah mengutus RasulMu untuk menyampaikan ajaran-ajaranMu
Karuniailah kami untuk dapat mengikuti sunnah sunnah beliau
jadikan kami termasuk yang mengindahkan seruan untuk beriman
Ampunilah dosa-dosa kami
Dosa dosa saudara saudara kami yang telah mendahului dalam beriman
dari kaum ansor dan muhajirin
para tabiin dan tabiittabiin
serta ulama ulama pengikut mereka
Tunjukilah kami jalan yang lurus
sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri nikmat
dari para nabi, para Rasul, Para siddiqiin
masukkan kami ke dalam surgaMu bersama-sama mereka


Ajarilah kami ilmu yang bermanfaat
bagi kehidupan di dunia dan di akhirat
Jangan jadikan kami termasuk yang gemar bermaksiat
Jauhkan kami dari kebodohan
Kebodohan dalam menjalani hidup
Kebodohan karena tidak megindahkan peringatan
tidak sesuainya tingkah laku kami dengan yang Engkau ajarkan
'Yaa Rohmaan Yaa Rohmaan Yaa Rohmaan Yaa Rohmaan

 

Thursday, March 29, 2012

Tuntutlah Ilmu Walau ke Negeri Cina (1)


Ningxia Hui, Provinsi Muslim di Cina



Cina memiliki luas 9,5 juta meter persegi dan merupakan negara terluas ketiga di dunia, setelah Rusia dan Kanada. Menurut sensus 2010, penduduknya 1,34 miliar terdiri dari 56 suku, suku terbesar adalah Han. Nah, dari penduduk sebanyak itu, 20 juta di antaranya beragama Islam yang mayoritas dipeluk etnis Hui.
Selain memiliki 23 provinsi, negeri raksasa itu juga memiliki 5 daerah otonomi yang berpenduduk etnis minoritas yaitu Xinjiang, Tibet, Mongolia Dalam, Guangxi, dan Ningxia Hui.
Sekitar 34% dari 6,32 juta warga daerah Ningxia Hui — kawasan terbesar di China yang dihuni suku Hui –  beragama Islam. “Ningxia disebut provinsi Muslim di China,” kata Haji Yusuf Suyang, Rektor Sekolah Tinggi Islam Ningxia, saat menerima wartawan detikcom, Kompas, The Jakarta Post, LKBN Antara, dan TVRI, di kampusnya di Yinchuan, ibukota Ningxian, Jumat (16/3/2012). Kunjungan ini difasilitasi oleh Kemlu China, dalam rangka menyambut kedatangan Presiden SBY pada 22-24 Maret nanti.
Partai Komunis China yang berkuasa mengakui 5 agama yaitu Islam, Kristen, Katolik, Tao dan Buddha. “Sejak Tiongkok berdiri, kepentingan Muslim dilindungi dan sudah masuk dalam UUD. Meski China negeri non-muslim, tapi kepentingan Muslim dilindungi pemerintah pusat dan lokal,” kata Haji Yusuf Suyang.
Sekolah yang dipimpinnya tersebut berada di bawah pemerintah pusat namun dikelola oleh pemerintah daerah setempat. Sekolah itu juga didukung oleh organisasi Islam dunia, seperti Bank Pembangunan Islam.
Sekolah bertugas mencetak tokoh-tokoh Muslim untuk membangun Muslim yang lain. “Lulusan dari sekolah ini akan ditugaskan di berbagai masjid,” ujarnya.
Pemerintah pusat dan lokal secara berkala menggelontorkan dana kepada sekolah itu, termasuk menggaji para pengajar dan staf. Sekolah tersebut juga bekerja sama dengan institusi pendidikan asing, seperti Mesir dan Malaysia. “Kerja sama dengan Indonesia belum ada,” ujarnya.
Sekolah tersebut hanya menerima mahasiswa pria, sedangkan bila ada wanita yang tertarik belajar Islam, maka bisa melanjutkan ke Universitas Ningxia yang memiliki jurusan agama Islam. “Dua saudara perempuan saya juga belajar di sana,” kata Haji Yusuf Suyang.



Muslim setempat, kata dia, memiliki nama Islam selain nama China. Nama Islam itu lazimnya diberikan oleh imam masjid kepada bayi yang baru lahir. Misalnya Suyang yang mendapat nama Islam, Yusuf. Nama Islam diletakkan di depan, lalu disambung nama China.
Terkait pertumbuhan Muslim di Ningxia, Yusuf Suyang menceritakan, ketika RRT berdiri pada 1949, jumlah warga Ningxia 750 ribu orang dan sebanyak 400 ribu di antaranya beragama Islam. Ketika Ningxia Hui menjadi daerah otonomi pada 1958, jumlah penduduknya menjadi 1,5 juta. Sekarang, jumlah penduduk 6,3 juta dan 2,2 di antaranya Muslim (34%). “Jadi pemeluknya naik 3 kali lipat,” ujarnya.



Yusuf Suyang juga mengajak wartawan memasuki sebuah kelas yang tengah belajar dengan menggunakan bahasa pengantar bahasa Arab. Sang dosen lalu menyuruh seorang mahasiswa unjuk kebolehan dengan membaca buku dalam bahasa Arab. Mahasiswa lainnya disuruh membaca Alquran. Mereka membaca dengan lancar.
Wakil Dirjen Hubungan Luar Negeri Ningxia Hui, Zhang Yexing, di tempat terpisah, menyatakan, sebagai daerah otonomi etnis minoritas, Ningxia Hui memiliki kebijakan yang harus disesuaikan dengan kebiasaan dan kebudayaan etnis minoritas tersebut, dalam hal ini suku Hui yang Muslim.
Di China, 9 persen penduduk adalah etnis minoritas (sisanya etnis Han). Meski hanya 9 persen, namun itu cukup besar karena China memiliki penduduk yang besar. Pemerintah China memperhatikan keharmonisan. Etnis minoritas justru menikmati kebijakan yang lebih menguntungkan dibanding etnis Han,” paparnya.
Pejabat di daerah otonomi tersebut, harus berasal dari etnis minoritas tersebut. Misalnya saja, Ketua Daerah Otonomi Ningxua Hui (setara gubernur), beragama Islam. Demikian juga Walikota Yinchuan, ibukota Ningxia Hui, juga beragama Islam.
Region seluas 66.400 meter persegi ini memiliki musim dingin yang panjang yaitu 6 bulan. Hawa terdingin pada bulan Januari berkisar minus 10 derajat Celcius dan terhangat 24 derajat Celcius. Meski dingin, angin terasa kering yang membawa debu-debu dari gurun pasir.
Kami memiliki 4.000 masjid. Jadi kalau Muslim Indonesia ke sini, silakan salat dengan leluasa,” undang Zhang sembari tersenyum. (detikNews).*




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...